Yuk, Kenali! 5 Geopark di Indonesia yang Telah Diakui Sebagai Taman Dunia

Yuk, Kenali! 5 Geopark di Indonesia yang Telah Diakui Sebagai Taman Dunia

GeowisataNusantara.com – Pandemi telah menyurutkan kegiatan di berbagai bidang, termasuk diantaranya sektor pariwisata. Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang mempesona menjadi salah satu yang terkena dampak negatif dari pandemi. Meski demikian, memasuki tahun 2021 muncul secercah harapan bahwa pariwisata akan kembali bangkit seiring dengan munculnya optimisme bahwa kondisi akan segera pulih.

Salah satu pesona alam nusantara yang dapat diunggulkan sebagai daya tarik wisata yaitu berupa Geopark. Dengan keragaman alam yang dimiliki, tidak heran jika di Indonesia saat ini sudah muncul 15 geopark yang telah berskala nasional dan masih terdapat sekitar 80 lokasi warisan geologi dan geodiversity yang dapat dikembangkan menjadi geopark.

Geopark sendiri berdasarkan pengertian dari UNESCO dapat diartikan sebagai sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya di dalamnya. Disini masyarakat setempat juga diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam. Dalam perkembangannya, geopark bukan hanya berfungsi sebagai perlindungan keunikan situs yang ada di dalamnya, tapi telah menjadi salah satu kawasan liburan yang sangat edukatif. Tak hanya melihat keindahan alam, di kawasan Geopark kita juga bisa belajar mengenai budaya, adat, dan warisan budaya setempat.

Menariknya, selain 15 geopark berskala nasional, Indonesia bahkan telah memiliki setidaknya 5 Geopark yang sudah diakui oleh dunia dan masuk sebagai anggota dari UNESCO Global Geopark. Ngga akan kalah menariknya dengan kawasan geopark dunia seperti Tebing Fundy di Kanada atau Rio Coco di Nikaragua.

Nah penasaran kan, apa saja ke-5 Geopark di Indonesia yang telah diakui sebagai Taman Dunia tersebut ?

Lihat daftarnya di bawah ini ya …

  1. Gunung Batur, Bali (2012)

Geopark Gunung Batur berlokasi di kecamatan Kintamani Bali dan diresmikan menjadi Taman Dunia sejak 20 September 2020. Dikenal sebagai salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia, Gunung Batur memiliki berbagai keunikan alam dan menyuguhkan pemandangan spektakuler dengan kaldera yang sangat luas dan danau berbentuk bulan Sabit.

Untuk diketahui, kaldera dari gunung Batur ini terbentuk karena letusan dahsyat sekitar puluhan ribu tahun yang lalu dan masuk dalam rangkaian dari ‘Ring of Fire‘ Pasifik.

2. Gunung Sewu, Yogyakarta (2015)

Kawasan Gunung Sewu mempunyai wilayah yang membentang dengan luas sekitar 1.802 kilometer persegi dan terbagi menjadi tiga geoarea, yaitu Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan. Terkenal dengan keunikan kawasan karst, geopark Gunung Sewu memiliki total 33 geosite dan menjadi daerah penelitian berbagai aspek ilmu pengetahuan, seperti geologi, air tanah, biologi, arkeologi, sejarah alam, budaya dan sebagainya.

3. Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu, Jawa Barat (2018)

Geopark Ciletuh terletak di Tamanjaya Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dengan luas mencapai 126.100 hektar yang mencakup delapan kecamatan dan 74 desa. Memiliki keindahan alam yang sangat unik dan langka, termasuk diantaranya batuan alam jenis batuan bancuh yang berumur Pra-Tersier atau zaman kapur yang merupakan hasil sedimentasi berbagai fosil, patahan, dan lempengan bumi yang berusia puluhan juta tahun. Geopark ini berada di antas perbatasan zona aktif tektonik tempat bertemunya lempeng samudra dan lempeng benua yang terus aktif bergerak mendekat sebanyak 4 mm/tahun . Tidak heran batuannya terlihat eksotis. Secara keseluruhan Geopark Ciletuh memiliki 50 situs geologi, namun dari jumlah tersebut hanya 14 situs saja yang menjadi unggulan destinasi wisata yang satu ini.

4. Geopark Rinjani – Lombok NTB (2018)

Berada di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Geopark Gunung Rinjani memiliki lanskap yang sangat kaya dan beragam termasuk di antaranya adalah hamparan padang savanna yang begitu luas. Kawasan ini meliputi 5 daerah, yaitu Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah dan kota Mataram. Luas Geopark Rinjani mencapai 2800 km2, termasuk di dalamnya Taman Nasional Gunung Rinjani dengan Danay Segara Anak sebagai ikon utamanya.

5. Kaldera Toba, Sumatera Utara (2020)

Berlokasi di Sumatera Utara, sekitar 176 kilometer arah barat Medan, Kaldera Toba menyajikan nuansa danau terbesar di dunia dengan  ukuran panjang sekitar 100 kilometer, lebar 30 kilometer, dan kedalaman air mencapai 505 meter. Uniknya, lokasi dimana danau Toba ini terbentuk dulunya merupakan sebuah gunung yang kemudian meletus hebat. Tidak heran, di bawah Danau Toba ini dikabarkan bersemayam Gunung api raksasa (supervolcano). Keunikan lainnya dari Danau Toba adalah keberadaan pulau di atas pulau dan danau di atas danau, yaitu Pulau Samosir yang berada di atas pulau Sumatera dan Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang yang berada di atas Danau Toba.

Nah, unik kan ?

Lokasi geopark mana saja yang pernah kamu kunjungi ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *